Sabtu, 09 Juli 2011

Dunia



Dunia…
Dimanakah aku akan berpijak…..
Jika malam malam selalu menjadi kebutaan bagi tiap hati yang teruji…
Atau  aku diam seribu basa  menangisi  detik detik  menghancurkan……

Dunia…
Keindahanmu tak lagi Nampak diantara dosa dan dusta…
Kukan bicara dalam sesaknya  hati…
Yang kian lama   hilang dari cahaya Illahi..

Membiarkanmu  berjalan mengitari masa…
Membiarkanmu  melangkah mengikis usiaku…
Namun aku tak ingin membiarkanmu membuatku buta dalam  waktu yang singkat
Masa ini terlalu sempit buatku  ber benah…

Hanya  sesaat ku memilikinya…
Tiap tiap pilihan yang ku lalui…tanpa bisa kembali  menatanya
Kecuali  memperbaiki akibat yang datang…..
Dan hikmah yang bertandang….…….

Letihnya aku melihatmu…
Dan letihnya engkau  melihat dirimu…
Dihinggapi  khalifah khalifah yang  lupa…
Akan janji kembali  yang  hamper tiba…..…..

Dalam kesunyian..kutatap  murkamu…
Yang kian lama menjadi  isyarat…bagi hati  kami yang tlah mati…
Mengejarmu  dunia yang fatamorgana……
Dan  terbiasa menangisi di ujung penyesalan..
Setelah semuanya  tak lagi indah…..

Perjalananku  masih panjang…
Melewati batas waktu yang    tak terjangkau…
Dalam  langkah langkah yang kian  meletih
Saat  diujung  kekuatanku..
Sebagai hamba yang fana dan  binasa…..

Sampai   batas dimana kuberhenti….
Mengarungi segala yang menjadi bagianku….
Tanpa  dapat kau tawar  dan hindari….
Karena  kita semua berdiri diatas takdir…..

Kuingin..diujung takdirku…
Kan kututup  buku kehidupan ini dengan  keindahan
Yang  bersinar  membawa ku pada jalan abadi….
Yang ingin kita  kunjungi  kelak
mempersembahkan  kemuliaan
Pada sang Pencipta kebadian …..


Kini……..Hanya doa…
Sebagai penolongku…….
Dalam dunia  yang  semakin tua…..…….
Dalam kebutaannya……..akan  makna  hidup sesungguhnya…
Bagi khalifah  khalifah yang dimulyakan Tuhan……