Selasa, 04 Oktober 2011

Semuanya telah berakhir....

Tangan ini tergadah dalam gelap dan heningnya gulita..
terkesima akan kekuatan Doa yang terbalut luka...
Dalam Lukaku...kutatap Bahagia kan menjelma..
dalam dinding kehidupan bagi jiwa yang terpisah...dari bersatunya Hati...

Saatnya Tlah tiba...
buat mengikhlaskan hari hari yang terperangkap...
oleh kesalahan yang tak mesti dibayarkan..
namun merasa menjadi Hutang yang berkepanjangan....

Saatnya buat menyadari...
Kekuatan Hati yang selama ini terganjal..
Oleh kekuatan yang tak bertujuan...hanya sebuah angan dalam tidur yang panjang...
dan Kuinginkan terbangun ..
dalam syurga yang kubangun dengan ribuan Doa....

Dalam diam....
kusimpulkan sebuah senyuman panjang...
Dalam tetesan air mata...
Dan keikhlasan sejati......
Buat cahaya yang pernah terperangkap....
dalam selimut Doa....yang kini melayang kembali...
kearah yang kau ijinkan......


by retno

Sabtu, 09 Juli 2011

Dunia



Dunia…
Dimanakah aku akan berpijak…..
Jika malam malam selalu menjadi kebutaan bagi tiap hati yang teruji…
Atau  aku diam seribu basa  menangisi  detik detik  menghancurkan……

Dunia…
Keindahanmu tak lagi Nampak diantara dosa dan dusta…
Kukan bicara dalam sesaknya  hati…
Yang kian lama   hilang dari cahaya Illahi..

Membiarkanmu  berjalan mengitari masa…
Membiarkanmu  melangkah mengikis usiaku…
Namun aku tak ingin membiarkanmu membuatku buta dalam  waktu yang singkat
Masa ini terlalu sempit buatku  ber benah…

Hanya  sesaat ku memilikinya…
Tiap tiap pilihan yang ku lalui…tanpa bisa kembali  menatanya
Kecuali  memperbaiki akibat yang datang…..
Dan hikmah yang bertandang….…….

Letihnya aku melihatmu…
Dan letihnya engkau  melihat dirimu…
Dihinggapi  khalifah khalifah yang  lupa…
Akan janji kembali  yang  hamper tiba…..…..

Dalam kesunyian..kutatap  murkamu…
Yang kian lama menjadi  isyarat…bagi hati  kami yang tlah mati…
Mengejarmu  dunia yang fatamorgana……
Dan  terbiasa menangisi di ujung penyesalan..
Setelah semuanya  tak lagi indah…..

Perjalananku  masih panjang…
Melewati batas waktu yang    tak terjangkau…
Dalam  langkah langkah yang kian  meletih
Saat  diujung  kekuatanku..
Sebagai hamba yang fana dan  binasa…..

Sampai   batas dimana kuberhenti….
Mengarungi segala yang menjadi bagianku….
Tanpa  dapat kau tawar  dan hindari….
Karena  kita semua berdiri diatas takdir…..

Kuingin..diujung takdirku…
Kan kututup  buku kehidupan ini dengan  keindahan
Yang  bersinar  membawa ku pada jalan abadi….
Yang ingin kita  kunjungi  kelak
mempersembahkan  kemuliaan
Pada sang Pencipta kebadian …..


Kini……..Hanya doa…
Sebagai penolongku…….
Dalam dunia  yang  semakin tua…..…….
Dalam kebutaannya……..akan  makna  hidup sesungguhnya…
Bagi khalifah  khalifah yang dimulyakan Tuhan……





Minggu, 24 Oktober 2010

peringatanMu.....Ya Rahman....Ya..Rahim.........

oleh Sri Retnosari pada 16 Agustus 2009 jam 1:07

kuberlari tiada henti.....tanpa kusadari jalan mulai terbelah...
langit menghitam dan pekat...guntur bersautan menggelegar,,,,
penuh ketakutan tiada henti
penyesalan yang terlambat terus mennyiksa.....'
ketika mencari peluang setitik maaf....
namun semuanya sudah tertutup................

laut menaik setinggi langit....

bumi pun menjerit penuh kesakitan...
anak anak mendadak berambut putih...
bayi bayi mendadak terlahirkan.......

tanpa henti kuberlari...sampai melihat KitabMu...

Kugapai tuk kubaca namun bait bait ayat perlahan menghilang.......
akankah semua sudah terlambat.buat suatu penyesalan......
dan aku benar benar mejadi sesat.....

semangkin hitam dan menggelegar...

pohon beterbangan dan gunungpun bergeser...berjejer..memuntahkan lahar.........
tak kudapat tempat aman dibumi ini...karena semuanya sedang terasa sakit..........
hanya golongan putih yang ingin segerakan surga....

Kuterbelalak mebuka kelopak mata....

akankah mimpi semata yang menghantam kelalianku...
sunggu Maha suci Engkau Ya Rahman Ya Rahiiimm...
sampai kau berikan aku kesadaran kembali akan hal yang terlupakan.........
bahwa saat itu akan datang...saat kita sudah lupa semua tanda itu..............

Alhamdulillah aku membuka mata ini..........

Cintailah apa yang kita miliki........

oleh Sri Retnosari pada 14 Agustus 2009 jam 8:07

Cintailah apa yang kita miliki.....
karena itu adalah rahmat dan amanah......
menjadi bagian sebuah drama kehidupan
takdir yang dituliskan menjelang hadir di muka bumi......

akankah kita mendustakan....

semua perjanjian kita dengan Pencipta bumi......
Untuk hidup dengan takdir kita...
sampai akhir hidup yang telah dituliskan.....

Itulah Alaminya kita.......

tak kan ada dimuka bumi tanpa ujian.....
Selalu indah yang bukan bagian kita......
Selalu indah yang bukan hak kita.....

padahal yang terindah adalah yang ada disisi kita

karena ia anugrah dari Pencipta Hidup.........
dan di dalamnya selalu ada jalan Rahmad...jalan Berkah....dan jalan Syurga...
tempat brcocok tanam amal dan ibadah....

Cintailah apa yang kita miliki..........

karena di dalamnya ada keridhoan dari Pencipta hidup
Tempat kita bersama di dunia baru......
Tempat kita menghabiskan waktu yang hanya sekejap ini........

Senin, 26 Juli 2010

Diam

gelapnya malam
tak berarti semua menjadi hilang
dengan datangnya banyak waktu yang akan kembali
bersama segala deru yang kian mendesak
karena, hanya dengan diam
dan tak bergeming
akan menjadikan segalanya menjadi indah
tanpa kata kata
tanpa berharap
tanpa bersuara
dan hanya suara hati
yang datang seketika
dalam gerlapnya malam....

Jumat, 23 Juli 2010

setetes embun

Hening dalam sepi...
tak bergeming dengan desir yang mengalun
bak fatamorgana
tergadah ku resap sapuan halus menerpa di sudut fajar....
hanya ilusi
namun tampak menakjubkan...
dengan kedipan halus sesaat terasa tetesan embun memberi sapa.....

Selasa, 20 Juli 2010

waktu

Hanya sebuah cerita...
anak manusia dan kehidupan
dari sebuah makna yang harus dipahami
sebuah janji dari pencipta kehidupan
dan sebuah pengorbanan keikhlasan dan ketulusan

Pengorbanan itu tidak sia sia sahabat
jika engkau menghitung berapa lama lagi waktu ini berjalan
akan perjalanan mulia yang telah engkau putuskan
dan surga kecilmu yang masih kau angankan

Percayalah
waktu yang berputar ini akan menjadi saksi
bahwa semua itu adalah kenikmatan yang tertunda
yang Tuhan tangguhkan buat semua kemuliaan akhlakmu
akan sebuah ketulusan dan sebuah keikhlasan

Dunia seolah menangis akan ketidak adilan yang kau rasa
seketika keputusasaan menjadi bayangan
dan tetap harus kau kuatkan sebuah harapan
yang terlanjur kau rajut ditengah pemberhentian sesaat ini
ketika batas dimana engkau terdiam akan sebuah kenyataan
kembalinya milik yang amat berharga.....

Mungkin semunya terasa kosong
sepi dan tak lagi berwarna....setelah keletihan akan permainan hidup
yang telah Tuhan gariskan buat suatu peran penting
buat orang orang yang terpilih...
yang akan dimuliakan kelak

Hanya jiwa yang mulia yang dimuliakan
hanya jiwa yang suci yang disucikan kelak
dibatas waktu antara hidup yang berjalan ini...ada kehidupan yang baru
yang akan menunggumu sebuah pertanggung jawabann..
jangan merubah apa yang kini telah diperjuangkan
semoga ...
Tuhan menjagamu...
seperti Ia menjaga duniamu
dari terang dan gelap
dari siang dan malam
dari panas dan dingin
dari hitam dan putih

Waktu adalah jawaban....dari semua pembuktian akan semua yang kau sangsikan.....



for my best friend...